Kritik dan saran untuk PT KAI

Sejak tahun 2009, saya pindah kerja ke Surabaya. Di sini lah awal mula saya menjadi pengguna tetap KAI. Hampir setiap bulan saya pulang ke Tangerang. Terlebih setelah menikah di bulan Februari 2010, sejak saat itu, frekwensi pulang-pergi Tangerang-Surabaya meningkat jadi setiap minggu, kecuali jika ada pekerjaan di Surabaya. Alternatif terbaik untuk perjalanan Surabaya – Tangerang adalah dengan menggunakan Kereta. Ada beberapa pilihan kelas. Mulai dari Gaya Baru Malam di Kelas Ekonomi, Gumarang (campuran bisnis dan eksekutif), hingga yang eksekutif Sembrani, Bima dan Argo Bromo Anggrek. Untuk perjalanan Surabaya-Jakarta, saya lebih sering menggunakan Gumarang, karena jam berangkat dari Surabaya jam 17.00, sampai jakarta jam 7 pagi. Sementara perjalanan Jakarta- Surabaya lebih sering menggunakan Bima, karena sampai Surabaya tidak terlalu siang, dan saya bisa turun di Stasiun Wonokromo yang lebih dekat dengan lokasi kantor di bundaran aloha Jl. Juanda.

Pada bulan Juli 2010, Perusahaan menugaskan saya untuk  bekerja di PLTU Tanjung Jati B Unit 3 dan 4. Karena tidak ada jalur kereta di Jepara, sejak saat itu saya tidak pernah lagi naik kereta, karena perjalanan Jepara – Tangerang lebih nyaman dengan Bis Malam.

Oktober 2010, saya pindah kerja ke Cirebon, pertimbangannya saat itu adalah anak saya sudah akan lahir bulan November, sehingga saya mencari lokasi kerja yang lebih dekat. Alhamdulillah diterima bekerja di PLTU Cirebon. Sejak saat itu, setiap minggu saya selalu pulang pergi Jakarta – Cirebon.

IMG_20120914_175022_0

Stasiun Cirebon

Perjalanan Jakarta – Cirebon dengan kereta hanya memakan waktu selama 3 jam. Sementara bila menggunakan bis bisa memakan waktu hingga 6 jam karena seringnya bis ngetem dan cari penumpang. Menjadi pengguna Kereta api setiap minggu sejak Oktober 2010 menjadikan saya semakin familiar dengan sistem kereta api di Indonesia. Posisi Cirebon yang berada di Pantura Jawa Barat yang jauh dari Bandara juga menjadikan Kereta Api sebagai alternatif terbaik untuk menghadiri meeting rutin bulanan dengan PLN di berbagai kota di pulau jawa. Jadilah saya setiap minggu tak pernah lepas dari stasiun dan kereta Api.

Saya merasakan perubahan signifikan pelayanan KAI semenjak dinahkodai oleh Pak Jonan. Dahulu menggunakan KAI sangat tidak nyaman. Penumpang masih bisa beli tiket berdiri walaupun tiket duduk sudah habis, banyak pedagang yang keluar masuk ke dalam kereta dan di dalam stasiun, karena orang bebas berlalu-lalang, akhirnya kereta menjadi tidak aman. Dahulu jadwal perjalanan kereta yang selalu telat. Selain itu dahulu tiket harus beli di loket stasiun.

Perubahan sangat terasa sejak 2011. Pertama, jadwal perjalanan lebih tepat waktu, kemudian diberlakukannya larangan merokok di dalam kereta, dilanjutkan dengan larangan pedagang masuk ke dalam kereta kelas eksekutif, lalu larangan pedagang masuk ke kereta, hingga akhirnya larangan pedagang masuk ke stasiun. Selanjutnya di akhir tahun 2012, secara perlahan kereta mulai dipasangi AC. Tiket kereta juga sudah bisa dipesan online dan bisa pilih tempat duduk sendiri. Harga tiket kini juga bervariasi tergantung lokasi tempat duduk, waktu perjalanan dan waktu pemesanan. Pokoknya lebih nyaman deh.

Saya pernah menikmati nikmatnya naik kereta di Jepang. Sebaik-baiknya kereta di sini, sangat jauh kualitasnya dibanding dengan kereta di sana. Padahal pembangunan kereta di Jepang lebih muda dibanding kereta di Indonesia yang dibangun sejak jaman penjajahan belanda.

Sebagai manusia pasti tidak pernah puas. Ada beberapa kritikan dan saran saya untuk PT KAI sebagai satu-satunya operator sitem kereta api di Indonesia (hingga saat ini). Saran-saran tersebut adalah:

  1. Saya melihat banyak fasilitas dari kereta yang tidak difungsikan. Salah satunya adalah Papan petunjuk running text di kereta – kereta eksekutif.
  2. Harga makanan/minuman Reska sebaiknya ditempel di dinding kereta (antar jendela) atau bisa juga dibagikan kepada penumpang untuk kemudian diambil kembali. Sehingga penumpang tidak akan merasa tertipu karena harganya terlalu mahal.
  3. Perbaiki kualitas toilet baik di stasiun maupun di dalam kereta. Sebagian besar toilet di stasiun adalah produk lama, banyak urinoir yang airnya tidak mengalir.  Hanya kereta sekelas argo jati/argo bromo anggrek yang memiliki toilet tidak membuang kotoran ke rel. Sementara kereta lain, walaupun kelas eksekutif (cireks/taksaka) lubang toiletnya masih tembus ke rel (KAI membantu menyebarkan penyakit ke masyarakat).
  4. Tingkatkan kemampuan bahasa inggris para karyawan (terutama bagian front office). Saya pernah melihat suatu kejadian dimana turis asing hendak membeli tiket, namun penjaga loket tidak bisa berbahasa inggris. Alhamdulillah saat itu saya bisa membantu. Petunjuk-petunjuk dalam bahasa inggris yang ada di beberapa stasiun (gambir dan cirebon) masih banyak yang salah fatal dan cenderung memalukan. Bisa dilihat di foto berikut:

    IMG_20120921_214250_0

    Salah satu Tulisan Petunjuk di Stasiun Gambir yang Terjemahan bahasa Inggrisnya keliru

  5. Petugas masih kurang tegas dalam menindak para perokok yang merokok di area larangan merokok, terutama di peron-peron stasiun.
  6. Alangkah bagusnya jika di stasiun juga dibuat area permainan anak, sehingga anak-anak tidak merasa bosan menunggu kereta tiba.
  7. Sebaiknya Reska juga menjual makanan khas daerah tujuan/stasiun yang dilalui. Misalkan untuk Taksaka dijual nasi-gudeg, Gajayana dijual nasi pecel madiun, atau Cireks dan Argo Jati menjual Tahu Gejrot. Makanan/minuman ini biasanya dijual para pedagang yang masuk ke kereta.
  8. Materi tayangan film di Kereta yang memiliki TV sebaiknya dipilah-pilah dahulu sesuai standar badan sensor. Saya pernah manyaksikan pada kereta Argo Jati jam 14.00 dari Cirebon menanyangkan film Transporter (film yang penuh adegan kekerasan). Padahal di kereta tersebut banyak anak-anak. Alangkah baiknya jika TV pada kereta dapat digunakan juga untuk menampilkan tempat wisata atau pertunjukan budaya stasiun tujuan/yang dilalui. Materinya bisa didapat dari kerjasama antara PT KAI dengan Pemda setempat.
  9. Jika kereta Commuterline tidak boleh berhenti di Gambir, sebaiknya dari stasiun Godangdia atau Juanda ke gambir disediakan shuttle bus untuk mengangkut penumpang commuterline yang hendak ke luar kota dan sebaliknya penumpang dari luar kota yang hendak menggunakan Commuterline.
Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Menurut Saya dan tag , , , . Tandai permalink.

29 Balasan ke Kritik dan saran untuk PT KAI

  1. ervi berkata:

    Td sore saya naik kereta api ekonami yg jurusan tenjo tanabang ternyata kereta nya ktny tdk berenti di tnbng berentiny di duri. Jd saya turun di duri n naek kereta com line.ternayata sy di tbnang tdk boleh keluar stasiun dngn alasan sya telah naik kereta com. Line dngn hrga tiket ekonomi sya bilang sya tdk tahu krna tdk di ksh tau.klw tahu jg beli tiket ny.jd saya harus membayar 50.000 biar bisa keluar.sedangkan yg sebelah saya cma bayar5000 dngn dngn harga tiket yg sm dngn sy .alesan petugasny dy loncat rel.bukan kah yg loncat rel lbh berbaya? Atw memang peraturan nya seperti itu.sya bertahun2 naik kereta br kali ini seperti ini.tolong pelayanan ny di. Benahi lg.infonya juga harus jels biar tdk membuat bingung.

  2. Pakde berkata:

    Naik Cirek bisnis ac di tawarin kopi tapi sayang gak boleh ngerokok di sambungan gak boleh mbok ya bikinin tempat merokok wong bayarnya udah mahal fasilitasnya kurang gan.

    • edo berkata:

      setuju banget…seharusnya kereta eksekutif di sertakan gerbong kereta khusus merokok..atau gerbong restorka yg bisa di jadikan makan + kopi + rokok….kayaknya itu masuk akal.

  3. yayat berkata:

    kereta ciremai ekpres eksekutive jurusan bdg crb ac nya hanya dingin pas masuk dan mau keluar gerbong. Bulssitt..

  4. Arum berkata:

    Hari ini sy naik kereta tegal express ber 2 dgn suami, anehnya gx ada petugas yg nge chek tiket lg di dlm kereta,,, dan mlhan sy sempat ribut dgn penumpang lain karna dy tdk mau pindah tempat duduk, pdahal no. Dy tdk sesuai, dy beralasan ” karna udh dluan naik dr tegal, n gx da petugas jg yg ngechek lah bkn nya tempat ddk itu udh ada no msing2 di tiket? Buat apa di tiket ada no. Tempat ddknya? Ko mlh hrz nyari tempat ddk lg, yg harusnya sesuai tiket bersebelahan inih mlh bejauhan,,, mohon utk petugas pengecekan tiket harap tegas terhadap penumpang, agar tertib dan penumpang merasa nyaman. Tks

  5. Arum berkata:

    Walaupun kereta ekonomi pelayanan prima hrs ttp di terapkan

  6. desfal mr berkata:

    kereta api ekonomi indonesia sebener’y niat berubah gak masa naik kreta tegal exspres tiap bentar berhenti dah kaya mobil omprengan bener-bener kecewa saya kalo berhenti tiap menit begini mending harga tiket’y 5000 perak aja…
    bener-bener kesel

  7. Basuki berkata:

    Pada hari Jum’at tanggal 21 November 2014 saya bermaksud mau naik kereta dari Pasar Senen menuju Yokyakarta, tetapi setelah saya melihat di situs PT KAI, semua tiket untuk tanggal tsb sudah habis. Kemudian saya datang ke stasiun Pasar Senen, dengan harapan bahwa pada detik-detik terakhir sebelum kereta berangkat ada calon penumpang yang membatalkan perjalanan, sehingga peluang seat tiket tersebut bisa saya beli. Setelah saya sampai stasiun Pasar Senen, saya sangat terkejut, karena banyak sekali calo yang menawarkan tiket kepada saya dan dengan harga +/- 3 x harga tiket aslinya. Dan saya melihat dengan mata saya sendiri, bahwa banyak terjadi transaksi pembelian tiket oleh calon penumpang dg calo calo tersebut.
    Adapun saran saya adalah sebagai berikut :
    1. Di stasiun Pasar Senen diinformasikan, bahwa siapa saja yang merupakan penumpang kereta api harus sesuai identitas pada pada tiket/manifes, dan apabila kedapatan penumpang yang melanggar aturan tersebut akan diturunkan di stasiun Jatinegara.
    2. Memberikan sanksi indisipliner kepada petugas PT KAI yg terlibat dalam ketidaktertiban tiket tersebut;
    3. Dilakukan operasi pengecekan kesesuaian antara tiket penumpang dengan identitas asli (bukan foto copy) di dalam kereta api pada perjalanan antara stasiun Pasar Senen sampai dengan Jatinegara;
    4. Menurunkan penumpang yang kedapatan tidak bisa menunjukkan identitas asli sesuai tiketnya;
    5. Melakukan blacklist kepada nama yang identitasnya tertera pada tiket yang bermasalah tersebut, sehingga tidak bisa untuk beli tiket untuk satu bulan berikutnya
    Demikian saran kami dalam rangka upaya membantu meningkatkan pelayan kepada penumpang

  8. adef berkata:

    Kereta bogowonto jdwal tidak valid dan jelek setiap saat molorrrrrrr

  9. wanto berkata:

    kenapa jadwal keberangkatan kereta api dr senen ke solo kereta bengawan sama joko tingkir sama sama siang… kenapa slah satunya ga berangkat malam hari… makasih

  10. Diki H berkata:

    Pd Hari Selasa Selasa 24 Maret Oknum Penjaga Parkir (Stasiun Bksi/Bag. Utara) Telah Melakukan Tindakan “KRIMINAL” dgn melakukan Pengerusakan Sepeda saya (Ban Di Kempesi, Kunci di sembunyikan, Cat & Roda Speda Rusak) kami mohon agar Pejabat/Petugas yg terkait melakuan Tindakan tegas kpd Oknum Tsb,. Demikian disampaikan,. atas perhatian & Kerjasamanya diucapkan Terima Kasih,.

  11. santi sopiyanti berkata:

    Hari ini 16-12-2015..saya membeli tiket krd bandung raya jurusan padalarang cicalengka d stasiun cikudapateuh. Saya datang k stasiun cikudapateuh jam 07.10 sedangkan loket masih tutup. Beberapa menit kemudian loket dbuka dan saya membeli tiket untuk keberangkatan jam 07.40.
    Petugas loket memberikan pelayanan sambil memegang hp sehingga tanpa saya sadari saya dberikan tiket untuk keberangkatan jam 08.16.
    Saya menuju satpam kemudian dia memberikan cap ” Telah diperiksa”.
    Saya duduk menunggu kereta datang. Saat kereta datang saya naik dan kereta pun melaju. Saat petugas keteya memeriksa tiket, dia labgsung menegur saya dan bilang saya seharusnya naik kereta dgn jdwl berikutnya. Darisitu saya baru sadar bahwa petigas loket salah memberikan tiket kepada saya.
    Saya berusaha menjelaskan bahwa itu kesalahan yg petugas loket dan satpam yg memeriksa. Tapi dia tetap meminta saya untuk turun d stasion cimekar untuk Membeli tiket lagi.
    Jujur saya merasa drugikan karena keteledoran petugas loket di st.cikudapateuh saat itu.
    Hampir semua orang yg berada d gerbong yg saya tempati menyatakan itu bukan kesalahan saya tp akhirnya saya membeli tiket lagi d cimekar dtemani petugas kai.
    Tolong berikan teguran kepada orang yg teledor dalam mencetak tiket supaya kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.
    Terima kasih

    • Arif berkata:

      pengalaman saya, memang harus teliti dalam pembelian tiket. harus langsung periksa begitu terima dari petugas. pastikan tiketnya sesuai pesanan, jadi kita bisa langsung protes saat itu juga. kalau sudah keluar dari loket, agak susah. sama seperti di bank, komplain hanya dilayani saat masih di loket

  12. Tono berkata:

    Selamat pagi…
    Saya sebagai pengguna kereta cirex/argojati yg setia, yg hampir setiap minggu menggunakan, selalu kedatangan baik dari di gambir maupun di cirebon tdk pernah ontime alias tepat waktu…why…?? Bila sekarang ini sdh tdk memungkinkan -+ 3 jam sampai tujuan, sebaiknya jam kedatangan dirubah saja, agar kami sebagai pengguna KAI yg setia tdk kecewa…ok bro…!!! Merdekaaaa

  13. bray artha berkata:

    banyak sekali para pengguna kereta api yang menanyakan untuk tiket tambahan untuk H-4 atau H-7 , para pengguna kereta sangat menanti kehadiran utk kereta/tiket tambahan trsbt . sampai skrng belum di liris , klu bias secepatatnya di umumkan untuk gerbong tambahannya agar para pengguna kereta api tdk menunggu dan menunggu , saya berharap ada tiket kereta api tambahan untuk bulan juli 2016 , tks

  14. udin berkata:

    BUAT PT K.A JABODETABEK TOLONG DONK DIRUBAH TEKGNOLOGINYA . ADUHHH INI UDAH KYK KAMBING GULING DI DALAM KERETA KEPANASAN LAMA BANGET GA MAJU MAJU . KECEWAAA KITA SEBAGAI MASYARAKAT . KAMI BAYAR PAK BUKAN GRATIS !!!

  15. Triadi Subowo berkata:

    Saya pengguna setia jasa angkutan kereta api , saat ini di setiap setasiun di jabodetabek seluruh fisislitas tempat duduk di musnahkan di ganti dengan senderan (bukan tempat duduk) menurut saya ini bukan kemajuan tetapi kemunduran dimana hal tersebut tidak manusiawi , hanya mementingkan keuntungan pribadi ” oknum KAI ” , sebaiknya KAI lebih memeprhatikan kenyamanan pengguna Kereta Api atau KRL , kita pengguna Jasa kreta bisa menunggu 1 jam untuk mendapatkan Krl yg tdk penuh sesak pada jam sibuk kita sudah lelah beraktivitas bekerja ditambah tdk ada fasilitas tempat duduk pula di setasiun hanya tempat bersender akhirnya penumpang Ibu Ibu , anak kecil , manula , para pekerja mereka ada yang nongkrong , senderan kalo yg kebagian sehingga kesanya malah kumuh….TOLONG HALA TERSEBUT DIPERHATIKAN JANGAN BERFIKIR KEUTUNGAN PRIBADI , JANGAN ADA KEMUNDURAN CARA BERFIKIR KAI , BERI KENYAMANAN BUAT PENGGUNA JASA KAI .KALAU HANYA UNTUK BERSENDER KAI TDK USAH CAPE CAPE MEMBUAT SANDARAN, TIDAK USAH CAPE CAPE KELUARKAN ANGGARAN YANGMENGUNTUNKAN OKNUM TERTENTU.LEBIH BAIK PENUMPANG SURUH SENDERAN SAJA DI PAGAR PAGAR YANG ADA DI SETASIUN….Terima kasih semoga keluhan saya bisa di apresiasi dan KAI BISA LEBIH MAJU.

  16. Khaidir berkata:

    Pengalaman Terburuk saya saat di Stasiun Pasar Senen…. Untuk Customer Service saya mau tanya banyak hal dengan anda.. Simple saja apakah anda benar2 sudah memberikan Service yang terbaik.. Apakah Anda berpendidikan minimal Service dan Sarana untuk semua Penumpang Kereta api. Betapa tidak yg pertama, di Ruang tunggu yg sebesar itu dan ada beberap ruang tunggu mengapa harus terkunci dan tidak boleh ada penumpang yang masuk untuk menunggu. Malah di biarkan penumpang berderetan tidur kaya sate Binatang.. Di mana ke mana Etika anda hai tukang Service. Kami beli ticket ga dengan Uang bukan kami meminta minta ticket dengan belas kasih.. Yang Kedua Masiiihhh saja pola pikir Jahilia kalian pakai.. Itu Toilet klu ga bisa di Operasikan 24jam JANGAN lo lo pada buka Stasiun… Pikirrr dan Benahi jadi Manusia yg setidaknya bisa membawa Manfaat sdikit saja buat orang banyak ingat buat orang banyak BuKAN BINATANG bnyak

  17. ahmad berkata:

    Sya, hr ini naek kereta sembrani dari sts tawang. Jdwal keberangkatan molor hampir 1jam dr yg tertera di tiket.. lha ini jam 5.30 seharusnya dah sampai pasar turi., tp jam 06.44 blm jg sampai lamongan, tp kereta berjalan dg lemotnya. Tdk berusaha mengejar keterlambatan. Ini masinisnya msh belajar ato mang disuruh ngelambatin jalannya kereta SEMBRANI?? PAYAH TENAN

  18. ade berkata:

    Fasilitas commuterline jabodetabek sangat sangat buruk,lebih tepatnya seperti sebuah perusahaan abal abal yang asal2an..bayangkan saja dari stasiun sudirman ke stasiun manggarai yang sharusnya dapat d tempuh dalam 5menit ini dapat d tempuh sampai setengah jam..buang2 waktu buang buang tenaga,yaa perusahaan amatiran kelihatannya…coba bapak2 d atas sana rasakan berdiri berjam2 tidak jelas.sering terjadi hal seperti itu seharusnya ad perbaikan agar tidak terulang..tapi hanya kata maaf tanpa asa perubahan..ini setiap hari bung bukan lebaran cukup minta maaf sekali aja…jangan cuma naik mobil mewah..coba rasakan…perusahaan amatir bernama kereta api

  19. Yolanda berkata:

    Pelayanan yg kurang sekali. Masak mau makan aja nunggu jam 7 ,keburu turun lah.kok yg di dahuluin pesanan gerbong belakang. Penumpang yg lain dilantarkan. Kan seharusnya bukan seperti itu.

  20. Retno berkata:

    Dari dulu sampai sekarang ygsaya tahu kalau kereta api merupakan alat transportasi yg murah. Dan kini lebih dari murah, kereta api commuter line juga di lengkapin fasilitas lain untuk memberikan kenyamanan untuk penumpangnya. Namun bagi saya pribadi yg ada di golongan ekonomi kebawah harus berfikir 2x untuk naik kereta api. Memang murah, tapi untuk itu kami tetap harus membayar mahal terlebih dahulu untuk biaya asuransi. Walaupun pada akhirnya akan d kembalikan tetap saja itu menjadi pertimbangan kami. Yg dulu hanya harus menyiapkan 3rb rupiah sedangkan saat ini harus membayar 13rb rupiah. 10 rb untuk 1 orang. Bagaimana kalau kami akan pergi ber5? Tolong ini menjadi pertimbangan bapak ibu semua. Semoga bisa lebih memberikan kenyamanan buat semua rakyat indonesia. Terima kasih

  21. Nugie berkata:

    Utk comuterline tangerang..tlg diperhatikan jadwal keberangkatan ritase nya..knp hr sabtu kok sk ditumpuk2 penumpang kyk ikan asin..jadwal tdk sesuai dg yg di pampang di stasiun…sdh kyk metromini aja comuterline..paraahhh

  22. Teguh imam subarkah berkata:

    Tanggal 20 September 2017 naik Kereta Eksekutif Gerbong 1. Saya menemukan sesuatu yang ironis. Betapa tidak, Toilet kereta kelas eksekutif sampai kehabisan air. Mohon faktor kebersihan diperhatikan.

  23. Niniek Ayu Kesuma berkata:

    Setelah lebaran usai ternyata ticket kelas ekonomi Probowangi normal kembali tapi, cuma jurusan Probolinggo – Jember yang dianggap jauh dekat sama hmm aneh khan kenapa yaa?…kok terjadi pengecualian .. ! padahal penumpang yang menjadi langgann keret favorit tersebut adalah pelajar Mahsiswa dan pegawai rendahan karena mereka menganggap naik kereta itu aman , nyaman dan tepat waktu…kalau hal ini dianggap alasannya sebagai subsidi pemerintah yang berkurang lha ..mbok yao diganti dengn kereta ekonomi yang lain…misalnya kereta PNDANWANGI yang semula jurusan Banyuwangi – Jember , rutenya diperpanjang menjadi Banyuwangi- Jember- Probolonggo-atau kalau perlu Pasuruan – Bangil toh masalah ini masih tergolong kereta lokal YAITU :
    DAOP 9.trimss…

  24. Niniek Ayu Kesuma berkata:

    Setelah lebaran usai ternyata ticket kelas ekonomi Probowangi normal kembali tapi, cuma jurusan Probolinggo – Jember yang dianggap jauh dekat sama hmm aneh khan kenapa yaa?…kok terjadi pengecualian .. ! padahal penumpang yang menjadi langgann keret favorit tersebut adalah pelajar Mahsiswa dan pegawai rendahan karena mereka menganggap naik kereta itu aman , nyaman dan tepat waktu…kalau hal ini dianggap alasannya sebagai subsidi pemerintah yang berkurang lha ..mbok yao diganti dengn kereta ekonomi yang lain…misalnya kereta PANDANWANGI yang semula jurusan Banyuwangi – Jember , rutenya diperpanjang menjadi Banyuwangi- Jember- Probolonggo-atau kalau perlu Pasuruan – Bangil toh masalah ini masih tergolong kereta lokal YAITU :
    DAOP 9.trimss…

  25. Arbi berkata:

    Bisa online kah pemesana kereta lokal,mohon di perbaiki,pesan di loket sudah buka jam 9 ngantrinya lama

  26. Anah wijaya berkata:

    Saya pada hari kamis tgl:3agustus2017,pada saat itu saya naik kereta tujuan bogor,dan saya turun di duri pada pukul19:00wib,pas saya turun tidak lama kemudian saya melihat digerbong wanita da seorang ibu membawa anak dan nenek,dan nenek itu dah duduk di bangku khusus prioritas,sedangkan ibu yg membawa bayi masih bingung tungak tengok mencari tempat untuk dia duduk,seharusnya yg muda dan yg tidak membawa anak mengalah
    untuk berdiri,tapi ini tidak,lalu saya melihat petugas security yg didalam kereta,malah mencarikan tempat duduk prioritas khusus ibu membawa anak dan lansia digerbong yg bukan khusus wanita yg dimana gerbong itu sudah penuh oleh bapak2 yg pada berdiri,seharusnya petugas itu menyuruh yg muda dan yg tidak membawa anak/yg bukan lansia disuruh berdiri,bukan malah di pindahkan ke gerbong yg penuh bangett,kan kasian anak yg di gendong sama ibu,dan neneky,harusnya tuh petugasnya berfikir,jgn mentang2 pakaian si ibu itu stylenya ga bagus malah dipindah ke gerbong yg penuh bggt,si ibu itu juga bayar kan,memindahkan nenek dan ibu membawa anak itu ketempat yg bukan khusus prioritas wanita kan kasian,klo ga penuh sih ga jadi masalah,klo penuhh bggt kaya yg saya liatkan kasian ibu yg membawa anak sama nenek itu kan pengab jadinya,tolong dong security kinerja juga dibenerin jgn ngliat kostumnya ja,rang sama sama bayar ko,tolong ya PT KAI,securitynya dibrifyngin kerjany jgn bgt yg bener,klo bisa buat PT KAI saya kasih usul,khusus untuk digerbong wanita securitynya cwe jgn cwo,itu khusus untuk gerbong wanita,trima kasih

  27. Kuswantono berkata:

    Setiap pembelian makanan di kereta sebaiknya di sertakan struk pembelian resmi,karena akan banyak manfaatnya utk pengguna.. Pegalaman saya ,makanan yg saya beli kwalitas dan rasanya sangat tdk sebanding dg harganya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s