Pentax Optio WG-II

Awalnya beli kamera ini karena pernah berenang bareng anak di the Jungle & Waterboom, tapi Cuma punya sedikit foto karena takut kameranya kena air. Setelah cari-cari beberapa kamera anti air dan tahan banting, dan menyesuaikan dengan anggaran saat itu, akhirnya memilih kamera ini, Pentax Optio WG-II. Beli di toko online, cuma butuh waktu 2 hari setelah pembayaran kamera sudah sampai dengan selamat di Cirebon.

IMG_20131201_174803_0

IMG_20131201_174918_0

Kesan pertama, kamera ini cukup tangguh. Bentuknya seperti robot transformer dan cukup kekar. Saya memilih warna merah karena terlihat lebih keren dibanding yang biru. Pengiriman paket dari Lazada cukup memuaskan, karena paket dibungkus dengan kotak kayu. Dalam paket terdapat 1 buah kamera, 1 SD card V-Gen berkapasitas 4 GB, 1 kamera strap lengkap dengan karabiner, serta 1 buah tas kecil.

IMG_20131201_174645_0

Yang cukup mengagetkan ketika melihat casing kamera ada tulisan : Made in Indonesia. Yup, kamera canggih ini dibuat di Indonesia. Saya tidak tahu di mana lokasi pabrik kamera pentax di Indonesia, mungkin inilah yang menyebabkan kamera ini harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan kamera sejenis.

Saya orang yang menyukai kesederhanaan. Itulah salah satu yang saya suka dari kamera Pentax Optio WG II. Kita tinggal tekan tombol Mode, langsung keluar berbagai moda pemotretan yang dapat dipilih sesuai dengan kondisi cahaya/model yang akan kita foto. Total ada 28 pilihan moda pemotretan / perekaman video, di antaranya moda lanscape untuk mengambil gambar pemandangan, ada juga moda untk mengambil foto yang olah raga, foto anak-anak, foto dokumen, dan lain-lain, termasuk untuk mode perekaman/pemotretan dalam air.

Tombol-tombol yang ada di kamera ini cukup nyaman untuk ditekan. Namun ada satu kelemahannya. Untuk yang baru memegang kamera ini, dijamin akan kesulitan melakukan pemotretan, karena letak tombol shutter dan tombol power sangat berdekatan. Inilah yang menyebabkan agak kesulitan jika meminta orang lain untuk minta tolong memotret kita, karena berdasarkan pengalaman, orang tersebut malah menekan tombol power.

IMG_20131201_175049_0

IMG_20131201_175414_0

 

Mungkin karena itu juga di kamera ini terdapat moda bantuan self potrait. Saat mode ini digunakan, kita bisa menggunakan tangan kita sendiri untuk melakukan self potrait. Lampu-lampu indikator di sekeliling lensa akan menunjukan berapa orang obyek foto di sebelah kanan/kiri. Jika jumlah lampu indikator sudah menyatakan jumlah orang yang sesuai, maka tombol shutter siap untuk ditekan. Jadi jangan khawatir kesulitan berfoto narsis bila menggunakan kamera ini.

IMG_20131201_174904_0

Hal lain yang cukup membuat saya memilih kamera ini adalah adanya bantuan lampu indikator LED mengelilingi lensa. Lampu ini sangat membantu untuk melakukan pemotretan mikro hingga jarak 1 cm. Saat moda mikroskop dipilih, maka otomatis 6 lampu di seketar lensa akan menyala. Lampu LED ini juga sangat membantu jika memilih self timer, lampu-lampu tersebut akan menyala semua, kemudian akan mati satu persatu searah jarum jam sebagai bantuan hitung mundur moda self potrait.

Buat anda yang menyukai pengaturan fokus, rana, dll untuk mengabadikan gambar, pilihlah DSLR. Tapi kalau ingin menggunakan kamera ini namun “keukeuh” ingin memotret layaknya DSLR, di antara 28 pilihan moda pemotretan, anda bisa memilih moda “P”, di sini anda bisa melakukan pemilihan fokus, kecepatan pemotretan, dll. Tapi menurut saya agak ribet atau memang karena saya yang kurang mampu menggunakanya, sehingga mode ini tidak pernah saya gunakan.

Karena saya tidak begitu mengerti istilah-istilah dunia fotografi, lebih baik langsung saja melihat hasil gambar-gambar yang pernah saya abadikan menggunakan kamera ini.

PLTU0249

08130391

IMGP0096

1175628_10201504787609156_1133178970_n

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Gadget, Review dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pentax Optio WG-II

  1. ysl berkata:

    gan tanya dong,,, pentax wg 2 saya mati,,, ntah baterainya atau gmn,,, baterai saya chas seharian, saya masukin k kmeranya ttp g nyala,, indikator chas baterai klo ngisi gimana ya gan ? lampu kedip2 ato lampu nyala aja ?
    thx before

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s