Catatan dari Cirebon

Kota Cirebon, orang mengenalnya sebagai Kota Udang. Kota seluas sekitar 30 km persegi ini terletak di bagian utara Jawa Barat. Berkembang karena letaknya yang sangat strategis sebagai jalur persinggahan dan memiliki pelabuhan yang cukup besar. Bersama Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu dan Kuningan, mengajukan diri sebagai Propinsi Baru. Namun hingga awal tahun 2014 belum ada persetujuan dari Pemerintah Pusat.

CPS_1384

Kantor Walikota Cirebon

Kota Cirebon saat ini berkembang sebagai kota jasa dan pariwisata. Industri hotel berkembang cukup pesat di sini. Dari hotel kelas Melati hingga hotel berbintang lima ada di Cirebon. Mall dan Supermarket besar juga seakan berlomba membangun tenantnya di Cirebon, sebut saja Carrefour, Giant, Hypermart, Superindo, Lottemart, Ramayana, Matahari, Yogya memiliki cabang di Cirebon, belum menyebut Indomart dan alfamart yang hampir ada disetiap sudut jalan.

Bahasa daerah yang banyak digunakan di Cirebon adalah bahasa Cirebon. Bahasa Cirebon agak berbeda dengan bahasa Jawa daerah banyumasan, walau dari logat terdengar agak mirip. Selain itu, karena lokasinya di Jawa Barat, banyak juga yang menggunakan bahasa Sunda.

Stasiun Cirebon Kejaksan

Stasiun Cirebon Kejaksan

Jarak dari Jakarta – Cirebon hanya sekitar 250 km atau sekitar tiga jam dengan menggunakan Kereta Api, saya pernah posting mengenai jadwal kereta Cirebon Ekspress dan Argo Jati di sini. Ada dua Stasiun Besar di Cirebon, yaitu Stasiun Cirebon Kejaksan (untuk kereta Eksekutif) dan Stasiun Cirebon Prujakan (Kereta kelas Ekonomi dan Bisnis). Jika menggunakan kendaraan pribadi atau bis, bisa memakan waktu selama 4-6 jam karena jalur pantura yang macet dan kurang bagus/banyak lubang. Semoga jalan tol Cikampek-Palimanan dapat segera tersambung di tahun 2015, sehingga diharapkan waktu tempuh Cirebon – Jakarta bisa dikurangi hingga 2,5 jam saja.

Mesjid At Taqwa, Cirebon

Mesjid At Taqwa, Cirebon

Tempat-tempat wisata yang paling bagus di Cirebon adalah wisata Sejarah, wisata Religi dan wisata kuliner. Buat anda yang hobi fotografi, bisa mampir ke sekitar pelabuhan cirebon, di sana banyak ditemui gedung-gedung tua peninggalan jaman penjajahan Belanda. Sebut saja gedung BI, gedung pt pos, gedung bank mandiri dan juga gereja & klenteng tua. Jangan lupa juga bahwa di Cirebon ada tiga kraton yang semuanya patut dikunjungi. Peminat wisata Sejarah juga bisa mampir ke Taman Sari Gua Sunyaragi. Untuk wisata Religi, di Cirebon ada Makam Sunan Gunung Jati dan Petilasan Sunan Kali Jaga. Selain itu bisa juga mampir ke Mesjid Attaqwa, sebuah mesjid Agung Kota Cirebon yang terletak di pusat kota. Saya pernah cerita tentang Kraton Cirebon di sini dan Taman Sari Gua Sunyaragi di sini.

Sama halnya dengan kota-kota lainnya di Indonesia, transportasi di Cirebon sebagian besar menggunakan angkot, becak dan ojek. Angkot berwarna biru telur asin ini bertarif 2000-5000 rupiah tergantung jarak. Untuk jarak dekat, bisa menggunakan becak, yang tarifnya disesuaikan dengan hasil negosiasi dengan abang becaknya. Untuk Ojek, banyak dijumpai di sekitar stasiun dan terminal. Sementara Taksi hanya bisa dijumpai di Stasiun Kejaksan, atau bisa juga dipanggil lewat telepon. Taksi di Cirebon tidak memiliki Argo. Tarif minimalnya sebesar 30.000 rupiah untuk dalam kota. Adalagi kendaraan umum berupa elf yang menghubungi Cirebon dengan kabupaten sekitar.

Nasi Lengko

Nasi Lengko

Untuk kuliner, Cirebon ini cukup kaya, sebut saja yang cukup terkenal : Ketoprak, Empal Gentong, Tahu Gejrot, Nasi Lengko, Nasi Jamblang, Mie Koclok, Sate Beber, Bubur Ayam, dll. Nasi Jamblang banyak terdapat di sekitar Grage mall, tepatnya di Jalan Tentara Pelajar. Yang paling terkenal adalah Nasi Jamblang Bu Nur, Mang Dul dan Nasi Jamblang Pelabuhan. Nasi Jamblang pada dasarnya adalah nasi rames biasa, namun yang membedakan karena dibungkus dengan Daun Jati. Aroma daun jati dan pori-pori daun jati ini yang membuat rasa khas. Empal Gentong yang paling enak menurut saya di daerah Plered, yaitu Empal Gentong haji apud. Untuk Tahu Gejrot, bisa ditemui di pinggir jalan dengan pikulan khasnya.

Untuk anda yang suka berbelanja batik, kota cirebon juga memiliki sentra batik di daerah Trusmi, Plered, Cirebon. Batik Cirebon memiliki ciri khas motif mega mendung. Di sentra batik Trusmi, Plered ini harga batik cukup beragam mulai dari puluhan ribu hingga Jutaan rupiah ada. 

Satu hal yang saya kurang suka dari Cirebon adalah buruknya kualitas infrastruktur jalan. Sangat mudah ditemui jalan berlubang, bahkan di tengah kota di jalan Cipto, salah satu pusat bisnis dengan jalan 6 lajur juga dipenuhi lubang yang cukup besar. Rusaknya jalan Cipto tak bisa lepas dari buruknya saluran air. Hampir setiap hujan deras, Jalan Cipto selalu tergenang. Sedikitnya jumlah taman dan kurangnya penghijauan juga membuat Cirebon terkesan panas dan gersang. Semoga di kemudian hari Pemerintah Kota Cirebon dapat meningkatkan kualitas taman dan infrasturkturnya. Karena jika jalan tol Cikampek – Palimanan sudah terhubung, ada kemungkinan Kota Cirebon akan menjadi alternatif kunjungan wisata warga Jakarta di akhir pekan seperti Bandung saat ini.

Cirebon, 24 Februari 2014.

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Cerita Jalan-jalan dan tag , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Catatan dari Cirebon

  1. BHINNEKA TAXI berkata:

    Halo Pak Arif,

    Apabila akan ke Cirebon lagi, kini telah hadir taksi yang menggunakan argometer dan memakai mobil Nissan Evalia yang nyaman dan dapat menampung hingga 7 penumpang. Proses booking pun selain melalui telepon bisa melalui Android Apps dan BBM. Pool kami berada di 2 stasiun, terminal bis, mall dan hotel.

    Jadi jika Pak Arif akan bersama keluarga liburan di Cirebon, silahkan hubungi kami BHINNEKA TAXI. Untuk informasi lebih lanjut, bisa dibuka http://www.bhinnekataxi.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s