Proses hingga Saya Memilih Jadi PNS

Pertanyaan di atas sering sekali saya dengar dalam beberapa minggu terakhir, tepatnya setelah saya memutuskan untuk resign dari Multinational Company di bidang Energi awal Januari 2014. Yup, mulai 1 Maret 2014, saya resmi menjadi CPNS di BPPT.

Alasan saya memutuskan untuk mengikuti proses rekrutmen CPNS adalah karena saya sudah 4 tahun berpisah dari keluarga. Sepanjang tahun saya selalu berdoa kepada Allah supaya saya bisa berkumpul kembali dengan keluarga saya dan dapat kembali bergelut dengan dunia metalurgi.

Ya, bisa dibilang, sejak saya memutuskan resign dari Mitsuba, praktis ilmu metalurgi yang saya dalami sejak kuliah menjadi kurang diamalkan, karena ketika di PJB Services saya ditempatkan sebagai Marketing Staff. Setahun di PJB Services, saya pindah lagi ke Perusahaan pengelola O&M PLTU Cirebon. Di tempat ini selama tiga setengah tahun saya bekerja sebagai performance staff, kerjaannya lebih teknik, karena harus menghitung efisiensi pembangkit.

Alhamdulillah, dipertengahan tahun 2013 kemarin saya sempat melihat daftar formasi lowongan cpns 2013 yang ditweetkan oleh kementrian pendayagunaan aparatur negara. Setelah melihat semua lowongan dan membandingkan dengan kualifikasi yang saya miliki, akhirnya saya mencoba untuk mendaftar di BPPT.

Awalnya cuma daftar online saja, ketika itu sekaligus ikutan mengisi daftar isian OJK. Alhamdulillah, seminggu kemudian dipanggil oleh OJK dan BPPT untuk mengikuti tahap selanjutnya. OJK sempat dipanggil untuk mengikuti psikotes di gedung LPM Menteng. Namun ternyata OJK hanya dipanggil untuk psikotes saja, karena selanjutnya saya tidak pernah dipanggil lagi.

Untuk BPPT, saat itu diminta untuk mengirimkan berkas-berkas lamaran yang menurut saya cukup banyak, namun jika dibanding rekrutmen CPNS di lembaga yang lain, persyaratannya bisa dibilang lebih mudah, karena tidak perlu membuat surat kuning ke dinas setempat. Namun alasan utamanya adalah karena saya dapat memenuhi beberapa persyaratan utama yang terganjal di tempat lain : IPK dan Batas Usia. 🙂

Setelah mengirimkan berkas-berkas lamaran, alhamdulillah saya dipanggil untuk mengikuti tes CAT yang diselenggarakan di kantor BPPT di Thamrin. Alhamdulillah saya lulus, walaupun nilai yang dihasilkan sangat mepet dengan passing grade kelulusan.

Untuk tes berikutnya, diselenggarakan di Puspiptek, Serpong. Alhamdulillah lagi, saya tidak perlu melakukan survey untuk datang ke lokasi tes, karena ternyata saya pernah mengunjungi wilayah ini saat mengajar Kelas Inspirasi 2013, seperti yang pernah saya tulis di sini.

Alhamdulillah, selama menjalani semua proses rekrutmen CPNS BPPT 2013 kemarin, saya merasa ditunjukan dan dimudahkan oleh Allah segala prosesnya, salah satu buktinya adalah saat panggilan interview dengan user. Formasi untuk lulusan Teknik Metalurgi sebanyak 8 posisi. Awalnya saat mendaftar online, terdapat sekitar 30-an. Lalu saat panggilan tes CAT, jumlah lulusan metalurgi tinggal 20-an, setelah CAT, ada panggilan tes interview yang lolos CAT sebanyak 14 orang. Namun dari 14 calon yang mendaftar untuk formasi metalurgi, ternyata hanya 7 orang yang hadir wawancara. Jadilah 7 orang ini diterima sebagai CPNS BPPT.

Setelah shalat istikharah, dan meminta pendapat istri, orang tua, mertua dan beberapa orang teman, akhirnya saya mantap memilih memulai karir dari nol lagi, menjadi CPNS. semoga saya bisa tetap istiqamah dan bisa menjadi abdi negara yang baik, seperti melanjutkan apa yang menjadi cita-cita founding father BPPT, bapak BJ Habibie.

Tangerang, 9 Maret 2014

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Cerita hidup ku dan tag , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Proses hingga Saya Memilih Jadi PNS

  1. raka berkata:

    Wah mass terima kasih buat blog-nya..cerita hidup nya hampir sama dengan saya, ya saya juga 8 tahun kerja di swasta, dengan alasan keluarga saya putuskan untuk coba cpns 2014, dan bersyukur diterima, Walaupun kadang masih ragu untuk jadi pns…..?semoga ke depanny lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s