Memulai bike to Work

Harga bahan bakar minyak yang terus melambung , di tambah dengan tingkat kemacetan di Jakarta yang semakin tidak terkendali membuat banyak orang sekarang mencoba bike to work atau bersepeda ke tempat kerja. Saya sendiri mencoba bike to work saat masih bekerja di Mitsuba di Tangerang, waktu itu jarak dari rumah di Kreo ke Kantor di Pasar Kamis, Tangerang sekitar 23 km, sehingga jarak total 46 km per hari. ceritanya bisa dibaca di sini.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bersepeda ke tempat kerja:

  1. Persiapan fisik, sebelum mencoba bersepeda ke tempat kerja, siapkan fisik terlebih dahulu. Pastikan kita mampu untuk bersepeda sejauh jarak dari rumah ke kantor. Jangan sampai produktifitas kerja di kantor menjadi berkurang karena bersepeda ke kantor, sehingga malah dapet omelan dari atasan. Bagaiana carany supaya tahu kita sudah kuat atau belum? seminggu sebelum bersepeda ke tempat kerja, coba dahulu bersepeda keliling komplek, atau sekedar jalan-jalan dengan jarak yang mendekati atau bahkan lebih jauh dari jarak dari rumah ke kantor.
  2. Persiapan Rute, Pilih rute terdekat menuju kantor, sebaiknya hindari jalan raya. Perlu disadari bahwa sepeda adalah kendaraan dengan strata terendah di jalan raya, sehingga posisinya sering tidak terlihat atau dipedulikan oleh pengguna kendaraan lain. Enaknya sepeda adalah kita bisa melewati bagaimanapun kondisi jalan, jika bisa dilalui pejalan kaki, sepeda juga pasti bisa.
  3. Persiapan Sepeda, Periksa kondisi rem, pedal, ban, dan semua baut-baut sepeda agar tidak mengganggu kenyamanan dan keselamatan saat bersepeda. Berikan pelumas yang cukup pada rantai, jika dirasa ada hal-hal yang kurang beres, sebaiknya tunda dulu rencana b2w, karena keselamatan jauh lebih utama.
  4. Persiapan Apparel, Cek helm, jersey, sarung tangan, sepatu, bidon air minum, dll yang dirasa perlu untuk dibawa untuk meningkatkan kegantengan beberapa derajat 🙂
  5. Persiapan bahan bakar, Saat memilih rute, tentukan juga kira-kira dimana bisa beli minum dan sarapan. Hal ini nampak sepele, namun kuliner selalu berkaitan dengan bersepeda, karena setelah bersepeda sekian kilo meter, kita membutuhkan asupan gizi yang baik untuk melanjuktan pekerjaan.
  6. Persiapkan juga lokasi-lokasi evakuasi yang memungkinkan juga terjadi hal-hal yang kurang berkenan di jalan. Misalnya jika dirasa tidak kuat gowes ke kantor langsung, bisa dicoba untuk hybrid dengan Commuterline..
  7. Kuatkan tekad dan yakin kalau bersepeda ke tempat kerja membawa manfaat.
  8. Laksanakan….. ada suatu kalimat yang berbunya The Hardest past in every task is starting.

Selamat bekerja ke tempat kerja.. happy bike to work..

Tangerang Selatan, 24 September 2014

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s