Jalan-jalan ke BFC Minifarm

BPPT4469

Sabtu kemarin, tanggal 9 Mei 2015 atas inisiatif istri, mau ngenalin anak ke Museum Nasional yang menurut berita sudah punya kid corner. Namun rencana ke Museum Nasional terpaksa dibatalkan karena jalan menuju kota macet luar biasa sejak keluar komplek.  Akhirnya kita putuskan ke BFC minifarm yang lokasinya menjauhi area kemacetan.

Keluar di pintu tol pondok ranji, langsung mengarah ke bintaro. Setelah keluar tol dan jalan memutar ketemu pertigaan pertama, langsung belok kiri ke arah bintaro x’change. setelah itu ketemu pertigaan lagi langsung belok kanan ke arah pasar modern bintaro. Gak jauh dari pertigaan tadi, langsung ketemu pertigaan lagi di kiri, ada petunjuk lokasi ke BFC minifarm.

Jalannya ternyata hanya cukup untuk 2 mobil. sehingga harus hati-hati kalau ada mobil dari arah yang berlawanan. Masuk ke dalam lumayan jauh dan tidak ada kendaraan umum. setelah lewat SMP 10 Tangsel dan Padi-padi, jalan lebih sempit lagi dan lewat pemukiman warga. ada beberapa tikungan yang cukup tajam dan menciptakan blind spot saat belok, sehingga harus jalan perlahan. Gak jauh dari pemukiman ada lagi petunjuk Arah ke BFC Minifarm, dari mulai 200 meter lagi, hingga akhirnya 100 meter lagi. Dari situ lokasi sudah terlihat dengan pagar yang besar di sisi kanan.

Begitu masuk lokasi akan terlihat beberapa kolam berukuran besar. Lokasinya juga lumayan rindang oleh tanaman yang cukup teduh. Setelah keluar mobil, saya didekati oleh seorang ibu-ibu yang menanyakan tujuan ke sana. Karena saya datang bersama anak dan keponakan, ibu tadi langsung bertanya, “Mau ke Wisata Edukasi yah?” setelah itu langsung memberi tahu tiket masuknya Rp60.000 per orang, termasuk untuk pengantarnya.

Karena saya datang sekitar jam 11.00 acara sudah berlangsung dari pagi untuk pengunjung sebelumnya, sehingga rombongan saya yang berjumlah 6 orang saat itu langsung diantarkan ke Kura-kura. Di sini anak dikenalkan dengan kura-kura yang berukuran kecil dan besar. Anak-anak nampak antusias membersihkan tempurung kura-kura dengan sikat gigi dan menyiraminya dengan selang. Setelah itu ditunjukkan beberapa jenis kura-kura yang ada di kolam penangkaran  kura-kura. Ada kura-kura leher panjang, ada kura-kura brasil, kura-kura kalimantan dan ada juga kura-kura yang gak pernah mengeluarkan kepalanya. Ukuran kura-kura yang besar sekitar 1 meter, kata penjanganya merupakan kura-kura kalimantan pemakan daging. Jadi anak-anak tidak boleh berada di depan dari kura-kura, karena khawatir akan digigit. Kura-kura ini usianya 80 tahun.

IMG-20150509-WA0006

Gosok-gosok Tempurng kura-kura pakai Sikat Gigi

IMG-20150509-WA0019

Foto Bareng Kura-kura

BPPT4457

Setelah dimandikan, saatnya berfoto bersama kura-kura.. Setiap anak-anak duduk di tempurung kura-kura untuk difoto dengan gaya masing-masing. Duduk di tempurung kura-kura? Saya sempat bertanya ke penjaganya, “Kura-kuranya gak kesakitan pak?” Kata yang jaga: “Gapapa pak, tempurungnya dari atas sampai bawah kok”.

Setelah dari kura-kura, Kami diantar ke kandang kelinci. Di sini anak-anak dikenalkan dengan beberapa jenis kelinci dan diberi kesempatan untuk memberi makan Kelinci. Makanan yang diberikan berupa pelet seperti makanan burung. Anak saya cukup antusias, walaupun awalnya menutup hidung karena agak bau.

BPPT4460

IMG-20150509-WA0012

Memberi makan Kelinci

Dari kandang kelinci, kami pindah tempat ke rumah sebelah sekitar 20 meter dari kandang kelinci, melewati kolam ikan. Di halaman rumah tersebut nampak kelinci yang dibebaskan dari kandangnya. Anak-anak nampak antusias berlari mengejar kelinci yang berlompatan ke sana – ke mari.

videonya saat ngejar-ngejar kelinci bisa dilihat di sini.

IMG-20150509-WA0018

Elus – elus kelinci yang bisa ketangkep

Di belakang rumah tersebut ternyata ada sebuah kolam renang yang dijadikan tempat untuk menangkap Lobster. Di sini anak – anak diajarkan cara menangkap lobster dan memegangnya. Kolam ini diisi air setinggi sekitar 15 cm, dengan jumlah lobster sekitar 30-40 ekor berukuran 10 – 20 cm. Di atas kolam renang ada jaring-jaring yang membuat kolam terlindungi dari sinar matahari. Lobster yang ada di sini adalah lobster air tawar yang berkaki 8, kalau lobster air laut kakinya ada 10 (berdasarkan pejelasan dari Pak Cucun). Dijelaskan juga cara membedakan lobster jantan dan lobster betina.

IMG-20150509-WA0015

Nangkep Lobster di Kolam renang

IMG-20150509-WA0023

Horeee dapet lobster…

Setelah cuci kaki dan bersih-bersih, kami kemudian diantarkan ke lokasi penangkaran Landak mini. Menurut pak Cuncun pemilik lokasi BFC, penangkaran landak mini di situ adalah yang terbesar di dunia. Katanya ada sekitar 500 ekor landak mini yang ada di sana untuk dijual-belikan. Di Lokasi penangkaran landak ini, anak-anak diajarkan cara memandikan landak mini dengan sikat gigi serta menceburkan landak ke sebuah ember. Anak-anak kemudian berfoto bersama landak yang sudah dibalut handuk.

IMG-20150509-WA0038

Gosok-gosok bulu Landak mini

IMG-20150509-WA0041

Melihat Landak Mini berenang

IMG-20150509-WA0045

Foto bareng Landak Mini

Di lokasi penangkaran landak mini ini diberikan penjelasan mengenai landak yang ternyata berumur maksimal sekitar 7 tahun, memiliki 8 anak (maksimal), usia kehamilan 35 hari, hewan nokturnal (aktif di malam hari), selain itu landak merupakan insektivora namun makanannya bisa diganti dengan makanan kucing atau makanan anjing. Selain itu di sini juga dijual Landak mini dengan harga antara 300 ribu hingga jutaan rupiah.

BPPT4471

BPPT4470 BPPT4473 BPPT4475

Selesai dari Penangkaran landak, usai sudah kunjungan ke semua jenis hewan yang ada di BFC minifarm (kura-kura, lobster, landak dan kelinci). sebenarnya ada lagi wisata memberi makan ikan. Namun anak sudah lelah, kebetulan sudah hampir 2 jam di lokasi BFC dan anak-anak juga berlarian dan nampak antusias sepanjang 2 jam di sana.

Buat yang ingin tahu soal BFC minifarm bisa kunjungi websitenya di http://www.bfcminifarm.com/

Tangerang, 11 Mei 2015.

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Cerita Jalan-jalan, Review dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s