Membaca Nilai Gizi di Kemasan

Hampir semua makanan atau minuman yang kita beli saat ini sudah memiliki Daftar Kandungan Gizi yang dituliskan pada label kemasan. Kalau diperhatikan, selain Jumlah Kalori beberapa hal yang selalu ada adalah Gula dan Garam. Mengapa demikian? karena ketiga hal tersebut adalah faktor diet makanan yang kadang harus dilengkapi namun jika terlalu banyak dikonsumsi akan berbahaya bagi tubuh.

Saya pernah lihat di acara TV di National Geographic Channel yang menampilkan cara membaca nutrition fact atau angka ke pada kemasan.

BPPT4513 BPPT4514

Hal yang pertama diperhatikan adalah Jumlah Sajian Per Kemasan. Sebagian besar tertulis 1. Namun ada juga yang tertulis lebih dari 1. Jika demikian, maka Angka gizinya harus dikalikan jumlah penyajian. Karena angka gizi yang tertulis di bawahnya biasanya tertulis dalam jumlah per sajian.

Sekarang mari kita lihat kandungan Gula dan Garam pada kemasan.

Gula biasanya tertulis dengan satuan gram. Perlu anda ketahui, berat gula dalam 1 sendok teh adalah sebanyak 4 gram (sumber dari sini). Jadi untuk mengetahui jumlah gula dalam 1 botol minuman bisa anda hitung sendiri. Contoh di gambar kanan di atas berarti kandungan gula sebanyak 25 gram atau 6 sendok teh. Sementara pada minuman kemasan di gambar kiri tertulis 19 gram (tapi jumlah sajian per botol adalah 2) artinya kalau anda meminum sendiri, anda akan menghabiskan 19 gram x dua = 38 gram gula atau setara dengan 9 sendok teh.

WHO menyarankan agar maksimum jumlah konsumsi gula sehari sebanyak 10% dari total energi kita (atau sekitar 50 gram). Jadi kalau sudah minum kopi atau teh dalam kemasan, maka agar tetap sehat kita harus kurangi jumlah gula yang masuk dari sumber yang lain. Misalnya dengan mengurangi nasi atau tidak bikin kopi atau teh manis lagi.

Selanjutnya mengenai garam. Kandangan garam perlu diperhatikan terutama buat yang memiliki bakat darah tinggi. Di websitenya, WHO menulis “Most people consume too much sodium through salt (corresponding to an average of 9–12 g of salt per day) and not enough potassium. High salt consumption and insufficient potassium intake (less than 3.5 g) contribute to high blood pressure, which in turn increases the risk of heart disease and stroke”.

Sementara batas konsumsi maksimum garam sehari adalah sebanyak 1.500 – 2.000 mg untuk orang dewasa. 2000 mg = 2 gram atau sama dengan kurang dari 1 sendok teh. (sumber dari sini)

Pada makanan/minuman kemasan, garam biasanya tertulis sebagai Natrium atau Sodium. Biasanya dalam satuan mg. Nah tinggal hitung aja jumlah garam yang anda konsumsi. Yang jelas garam banyak dijumpai pada Saos, Kecap, juga pada makanan ringan.

Jika melihat pada gambar di atas. Yang kiri kandugan garamnya 25 mg (namun untuk 2 penyajian atau perlu dikali 2) sehingga total natriumnya sebanyak 50mg. Sementara pada kemasan minuman yang kanan mengandung 130 mg.

Semoga tulisan ini membantu kita untuk menjaga asupan makanan/minuman yang kita konsumsi. Semoga tetap sehat..

Tangerang, 27 Mei 2015

 

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Pengetahuan dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s