Mengurus Kartu Keluarga di Kota Tangerang

Setelah kelahiran anak kedua, sebagai warga negara yang baik dan demi tertib administrasi, Saya harus segera membuat Akte Kelahiran anak saya. Ternyata untuk membuat Akte Kelahiran, nama anak harus tercantum terlebih dahulu di Kartu Keluarga, karena di Akte Keluarga akan tertulis NIK yang nantinya akan melekat pada anak hingga penerbitan KTP saat ia dewasa. Dengan demikian KK merupakan dokumen pertama yang harus saya ubah.

Adapun proses pengurusan perubahan KK di Kota Tangerang adalah sebagai berikut (sesuai pengalaman saya kemarin) :

Alur Proses Pengubahan Data Kartu Keluarga di Kota Tangerang

Alur Proses Pengubahan Data Kartu Keluarga di Kota Tangerang

Dokumen yang diperlukan menurut website disdukcapil adalah sebagai berikut :

  • asli KK lama
  • fotocopy KK lama
  • fotocopy KTP ayah
  • fotocopy KTP ibu
  • fotocopy Buku nikah
  • fotocopy Surat Keterangan Lahir dari RS/bidan

Berikut ini cerita saya selama mengurus pengubahan data kartu keluarga :

  1. Pengurusan Surat Keterangan di RT/RW. Pengurusan di sini lumayan mudah, apalagi karena saya sudah kenal dengan Pengurus RTnya jadi lumayan di bantu karena tetangga sendiri. Alur prosesnya : rumah sekretaris RT untuk minta form -> rumah pak RT untuk tanda tangan Pak RT -> rumah pak sekretaris RT lagi untuk minta stempel RT dan nomor surat keterangan RT–> Rumah Pak RW untuk tanda tangan pak RW –> rumah Pak Sekretaris RW untuk stepel RW dan nomor surat keterangan dari RW.  biaya yang dikeluarkan : seikhlasnya untuk kas RW.
  2. Kantor Kelurahan, alhamdulillah di Kelurahan Karang Mulya pengurusannya lumayan cepat. setelah ijin masuk setengah hari ke atasan, Saya berangkat ke Kantor kelurahan jam 9. Diterima salah satu staf di sana, dan langsung diminta dokumen-dokumen di atas. Form 1.01 langsung dibuatkan oleh staf kelurahan, dijelaskan juga alur proses pembuatannya. Dokumen yang saya terima dari Kelurahan ada lembar yaitu : Surat keterangan pendaftaran kelahiran dan Surat Perubahan Data Akta Kelahiran. kedua dokumen tersebut memerlukan tanda tangan kepala keluarga, petugas kelurahan dan petugas kecamatan. Oh iya, di kelurahan ini tidak diminta biaya, alias gratis.
  3. Setelah dari Kelurahan, saya ke Kantor Kecamatan di Karang Tengah. Saat itu waktu sekitar jam 10.30. ternyata petugas penanda tangan dokumennya sedang berhalangan (katanya sedang rapat diluar), jadi dokumen baru bisa ditanda tangani sore hari. Mba Petugasnya minta saya datang lagi esok hari, sambil menjelaskan kalau pembuatannya harus ke catatan sipil di daerah Cikokol dekat mall Tangerang City.
  4. Keesokan harinya, saya ambil dokumen di Kantor Kecamatan, dokumen sudah lengkap dengan tanda tangan petugas. Biaya yang dikeluarkan di kecamatan tidak ada alias gratis juga.
  5. Mumpung di Kecamatan sekalian saya mampir ke KUA untuk minta legalisir buku nikah (legalisir buku nikah diperlukan untuk pembuatan Akte Kelahiran).
  6. Pengurusan di Kantor Catatan Sipil (tanggal 18 Agustus 2015). Lokasinya ternyata satu gedung dengan dinas tenaga kerja. Lokasi Disdukcapil terletak di lantai 1. Saat masuk dan bertanya ke petugas di dalam, saya langsung di arahkan ke petugas pengambil nomor antrian. Saat tahu saya hendak mengurus KK, petugas tersebut langsung mengambilkan nomor antrian Saya, saat itu dapat nomor G40. Sambil menyerahkan nomor antrian, petugas tersebut bilang “Prosesnya 3 minggu ya pak, kalau bayar ke saya 300.000, bisa jadi 3 hari pak”. Tawaran bapak itu tidak saya hiraukan, 300.000 lumayan buat beli kebutuhan dede bayi.
  7. Saya masuk ke ruangan catatan sipil, loket paling kiri adalah pengurusan Akte Kelahiran. sementara loket pengurusan KK ada di sebelah Kanan. Setelah sekitar 1 jam, nomor antrian saya dipanggil. Saya serahkan dokumen-dokumen dari Kantor Kecamatan kemarin, setelah diperiksa kemudian diminta duduk untuk menunggu panggilan lagi.
  8. Tak lama kemudian nama saya dipanggil, kemudan dapat selembar kertas untuk mengambil KK di Kecamatan pada tanggal 7 September 2015. Pengurusan di Catatan Sipil ini juga gratis.
  9. Saya baru mampir kembali ke Kantor Kecamatan Karang Tengah tanggal 8 September 2015. begitu dateng ke lokasi, saya serahkan kertas pengambilan KK dari Kantor Catatan Sipil ke Petugas, Petugas Kecamatan kemudian meminta Fotokopi KTP saya dan diminta menunggu panggilan.
  10. Gak lama menunggu, nama saya dipanggil ke ruang sebelah. Di dalam ruangan tersebut ditunjukkan form KK saya di sebuah monitor, Saya diminta untuk memeriksa KK tersebut. setelah dinyatakan Okay dan gak ada yang salah, KK kemudian dicetak dan diminta stempel di ruang depan. Selesai sudah pengurusan KKnya. Alhamdulillah selama pengurusan KK tidak diminta bayaran sedikitpun alias GRATIS.
Suasana di dalam Catatan Sipil Kota Tangerang

Suasana di dalam Catatan Sipil Kota Tangerang

Tangerang, 26 Agustus 2015

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Berbagi, Pengalaman dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Mengurus Kartu Keluarga di Kota Tangerang

  1. Ping balik: Membuat Akte Kelahiran di Catatan Sipil Kota Tangerang | Arif Hidayat

  2. gugun berkata:

    saya bayar 300 sama orang sampai skrg blm jadi

  3. ilhamnf berkata:

    Sekedar sharing, di kota tangsel, pembuatan akte kelahiran dibuat terlebih dahulu, baru kemudian dimasukkan ke dalam KK.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s