Memperbaiki Resleting yang Rusak

Resleting merupakan salah satu barang yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Tiap hari pasti kita berurusan dengan resleting. Setelah lama digunakan, resleting dapat mengalami kerusakan. Ada dua jenis kerusakan yang paling sering ditemui :

  1. Seret, tidak lancar menutup/membuka
  2. Loss, tidak dapat menutup (selalu membuka) walaupun sudah ditarik
zipper broken

Resleting loss tidak mau menutup (sumber gambar dari sini)

Masalah yang pernah saya alami pada tas kesayangan adalah yang nomor 2, waktu itu internet masih mahal dan Youtube belum sepopuler sekarang. Karena kurangnya informasi, saya langsung perbaiki ke tempat servis resleting, kena biaya perbaikan sebesar 25.000 rupiah.

Bulan lalu, sepulang dari Mudik ke Kediri, ternyata tas koper saya mengalami hal yang sama. Salah satu resletingnya tidak mau mengunci/menutup tas alias los meski dicoba berulang kali. Begitu sampai rumah, langsung kepikiran untuk cek ke Youtube, ternyata untuk memperbaikinya mudah sekali. Hanya butuh tang, dijepit bagian belakangnya dan selesai. Mudah sekali!

Setelah saya perhatikan, kemungkinan penyebab rusaknya resleting adalah sebagai berikut

  1. Untuk masalah seret, biasanya karena ada kotoran atau karena sudah lama tidak dipakai buka/tutup, sehingga resletingnya menjadi seret. Pemecahan masalahnya mudah saja, bisa menggosokkan lilin atau bisa juga dengan memberikan pelumas (bisa diolesi minyak goreng atau WD 40 dengan menggunakan cotton bud) pada kedua sisi resleting (warna oranye pada gambar di bawah). Sambil kemudian ditarik bolak-balik supaya memastikan pelumasan tersebar secara merata.
  2. stock-vector-metal-realistic-zipper-template-vector-illustration-159171086Penyebab Resleting menjadi loss atau tidak mau mengunci bagian kanan dan kiri adalah karena bagian belakang Resleting terangkat. Hal ini disebabkan penggunaaan yang berulang.

stock-photo-zipper-and-man-on-white-background-isolated-d-image-99012677

untuk lebih jelasnya perhatikan gambar berikut :

stock-vector-metal-realistic-zipper-template-vector-illustration-159171086

sumber gambar dari sini

Penyebab dari lossnya bagian belakang adalah karena seringnya penggunaan dengan menarik resleting seperti pada Gambar A di atas (F adalah gaya angkat). Sehingga bagian belakang dari resleting akan naik sedikit dari yang seharusnya.

Hal inilah yang menyebabkan saat resleting ditarik untuk menutup akhirnya menjadi loss, karena bagian kanan dan kiri resleting tidak terkunci. Untuk memperbaikinya, bisa menekan bagian belakang dari Resleting, sesuai arah panah pada Gambar B.

Namun harap diperhatikan bahwa penekanan tidak boleh terlalu keras, karena dapat mengakibatkan resleting macet karena mengunci. Penekanan secara lembut saja, cukup agar bagian kanan dan kiri bisa terhubung kembali, untuk menghindari penekanan yang berlebihan, lakukan penekanan secara perlahan sambil dicoba ditutup/buka. Jika sudah merasa cukup, ya hentikan penekanan.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Tangerang, 5 Maret 2016

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Berbagi, Pengalaman, Pengetahuan dan tag , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Memperbaiki Resleting yang Rusak

  1. winnymarlina berkata:

    ilmu yang menarik mas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s