Belajar Mengolah Daun Teh di Pabrik Teh Tambi

Salah satu paket wisata yang menarik untuk diikuti adalah wisata agro. Saya pernah mengunjungi pabrik teh di Gunung Mas Puncak, namun di sana alur kunjungannya tidak semenarik di Tambi, Wonosobo. Yang menarik di Gunung Mas adalah pengunjung wajib mengenakan seragam pabrik lengkap dengan topinya.

img_0056

Saat mengunjungi Pabrik Teh PTPN VIII tahun 2008 di Gunung Mas, Puncak, Bogor

Di Tambi, wisata agro dimulai sejak jam 7 pagi. Diawali tea walk, pengenalan cara memetik teh, jenis-jenis teh, bagaimana memilih teh yang baik, dll. Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi pabrik pengolahan dari mulai Pelayuan, Penggilingan, Penjenisan dan Pengepakan.

Tentang Perkebunan Teh Tambi

Kebun teh Tambi ditanam sejak tahun 1865 oleh Pemerintah Hindia Belanda, saat ini sudah dikelola oleh Perusahaan Lokal yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Pemda Wonosobo. Jumlah karyawan tetapnya sebanyak 1.100 orang, ditambah tenaga musiman untuk perkerjaan musiman seperti membersihkan lumut, dll.

imgp0611

imgp0593

Tea Walk sambil Memilih Daun Teh

Perjalanan tea walk diawali dengan penjelasan tentang daun teh. Daun yang ujungnya panjang (ada tunas muda) disebut Pucuk Peko, harus diambil juga tiga daun dibawahnya. Pucuk ini adalah yang paling mahal, karena sebagai bahan teh putih. Harga sekilonya mencapai 1,6 juta rupiah. Selain itu ada juga Pucuk Burung, tanpa ujung tunas. Bebas diambil, jika tidak diambil, hanya akan penuaan daun saja dan butuh waktu lama untuk menghasilkan tunas yang berharga mahal.

Waktu pemetikan hanya pagi jam 7.30 sampai jam 10.00. Siklus pemetikan dijadwalkan mengikuti usia kebun teh, juga berdasarkan hasil pantauan tim monitoring, jika suatu area telah terdapat serangan hama, maka daerah tersebut akan didahulukan.

Di kebun teh tambi tidak hanya terdapat pohon teh, tapi juga ada pohon kina yang kulitnya dikupas untuk dijadikan pil kina (dijual ke kimia farma).

imgp0557

Pucuk Daun Teh, biasa dikenal dengan Peko. Kaya akan Antioksidan, harga satu kilo gram mencapai 1,6 juta rupiah

imgp0548

warna kuning di bagian pinggir itu adalah stiker dengan lem, gunanya menangkap serangga. karena kebun teh ini bebas bahan kimia/pestisida

imgp0552

Guide menjelaskan tentang cara memilih, memetik daun dan mengolah teh

imgp0560

Daun teh biasa. Pemetikan harus menunggu hingga ujung daun terpanjang berukuran minimum setengah daun di sebelahnya. Karena untuk tumbuh tunas/pucuk baru harus menunggu 3 bulan lagi.

imgp0562 imgp0564

Proses di Pabrik

Teh dibagi menjadi 17 jenis, dari yang paling mahal teh peko untuk teh putih, hingga yang termurah berupa batang dan daun tua. semua jenis teh memiliki sumber bahan yang sama. Teh hijau merupakan kwalistas kedua, tanpa fermentasi. Teh Oolong dengan fermentasi selama satu jam, dan teh hitam dengan fermentasi selama 2 jam.

Teh herbal bukan bersumber dari daun teh. Misalkan Teh Purwaceng, teh cantela asiatica, teh rosela bahan bakunya bukan berupa teh.

Salah satu manfaat teh adalah menghambat diare, karena teh mengandung tanin yang didalam usus berfungsi merapatkan pori2 usus. sementara kelemahan dari teh adalah menghambat penyerapan gizi.

Proses Pelayuan

Merupakan proses pelayuan daun teh sebelum dilakukan penggilingan. Di sini teh diangin-anginkan, setiap satu jam dibalik agar rata. Waktu maksimal dari kebun teh ke area pelayuan adalah selama 5 jam. Proses pelayuan memakanwaktu selama 18 jam, dibalik setiap 6 jam. Tujuan pelayuan adalah untuk mengurangi kandungan air di daun teh hingga 50%.

imgp0570

Teh ditumpuk dan di keringkan di meja-meja pelayuan. 1 meja untuk 1,5 ton

imgp0577

Daun teh diangkut untuk dimasukkan ke dalam mesin penggulung

imgp0582

Lubang untuk memasukkan teh ke dalam mesin penggulung

Proses Penggilingan

Teh yang sudah layu dimasukkan ke dalam lubang, di bawah lubang tersebut terdapat mesin penggiling yang akan menggiling teh. Teh dengan ukuran yang kecil akan jatuh. selanjutnya digulung dengan mesin penggilingan selama 45 menit hingga daunnya menggulung.

Selanjutnya teh melewati tahapan-tahapan, serbuk teh yang jatuh pertama adalah yang paling baik (kualitas I). dan tahapan-tahapan selanjutnya hingga akhirnya hanya berupa batang.

imgp0587 imgp0585

Teh dengan kwalitas pertama – ketiga selanjutnya dipisahkan. Untuk yang akan dibuat teh hijau, teh langsung dipaking, sementara untuk teh hitam harus melalui proses fermentasi/oksidasi selama 2 jam. Teh dimasukkan suatu ruangan dengan kelembaban hingga 95%. Tujuan oksidasi adalah memaksimalkan enzim pelifenol di dalam teh. Enzim Pelifenol  teh bersifat antimikroba (bakteri dan virus), antioksidan, antiradiasi, memperkuat pembuluh darah, melancarkan sekresi air seni, dan menghambar pertumbuhan sel kanker.

Proses Pengeringan

Tujuan proses pengeringan adalah untuk menghentikan proses oksidasi. selain itu juga untuk membunuh kuman.

Ciri dari teh hitam berkualitas baik adalah:

  1. Warna air teh kuning keemasan
  2. Rasanya sepat, semakin sepat semakin bagus
  3. Serbuk teh semakin hitam semakin bagus, semakin coklat semakin buruk
  4. Serbuk teh mengendap di bawah/tidak mengambang (Yang mengambang tidak baik)

Sebaiknya teh disimpan di suhu kamar, teh yang baik dapat berumur hingga dua tahun. (jangan disimpan di dalam kulkas)

Cara menyeduh Teh yang baik:

  1. Teh sangat peka terhadap kontaminan, teh sebaiknya diseduh satu kali saja
  2. Gunakan air panas teh hijau 80 derajat, teh hitam 90 derajat
  3. Setelah diseduh tunggu hingga 10 menit
  4. Jangan konsumsi teh setelah dingin, karena kandungan manfaatnya akan berkurang. Jika dingin hanya sebagai pelepas dahaga.
  5. Sebaiknya setelah minum teh, juga harus disertai minum air putih. karena teh mengandung asam oksalat, asam oksalat akan larut oleh air. Asam oksalat mempersulit kerja ginjal
  6. Sebaiknya teh tidak disimpan dalam termos, karena kandunganya juga akan rusak
  7. Teh celup hanya boleh dicelup maksimum 3 menit. Jika lebih dari itu, kandungan pemutih dari kertas dapat meracuni minuman teh dalam gelas
  8. Jika memiliki penyakit maag, sebaiknya tidak menkonsumsi teh karena cukup asam

Proses Penjenisan

Dipilih berdasarkan berat jenis, teh yang jatuh pertama semakin jelek. Pada bagian ini dipisahkan jenis hingga 9 jenis.

imgp0590  imgp0594 imgp0596

80% produk teh dari Tambi diekspor ke manca negara, sebagian besar ke Amerika Serikat ke Lipton, diekspor langsung atau melalui perantara unilever. Berbeda dengan kebun teh milik PTPN VIII yang memiliki merk Goalpara dan Walini, Perkebunan teh Tambi tidak memiliki brand. Teh dikirim ke beberapa perusahaan teh lokal seperti Sosro, Sariwangi, Bendera, Kepala Jenggot, dll. Oleh perusahaan teh tersebut akan diolah dicampur dengan berbagai aroma seperti melati, vanila, dll.

imgp0600

Negara tujuan Ekspor

imgp0606

Produk Teh Tambi yang dijual di Pabrik

https://wisataagrotambi.com/hotel-dan-penginapan-wisata-agro-tambi-wonosobo/ 

Tangerang, 24 Oktober 2016

 

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Berbagi, Cerita Jalan-jalan, Pengalaman, Pengetahuan dan tag , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s