Persiapan Menyambut Bulan Ramadhan

Siang tadi ikut kajian di Mesjid Al Muhandis, Gd. Tekno 2, BPPT. temanya tentang persiapan menghadapi Ramadhan. dibawakan oleh Ustadz Haryanto.

Sebagai awalan, diingatkan bahwa Ramadhan tinggal menghitung hari, tapi kita belum tahu apakah akan ketemu atau nggak? karena umur manusia hanya Allah yang tahu. Tapi sebelum ramadhan hadir, ada beberapa hal yang sebaiknya kita persiapkan, yaitu :

1. Niat.
bukan hanya niat berpuasa, tapi juga berniat dengan sungguh-sungguh amalan-amalan apa yang akan kita lakukan jika kita bertemu Ramadhan. Misalkan mau shalat tarawih di mana? berapa kali hatam Al quran? mau itikaf di mana? semuanya sebaiknya sudah dipersiapkan dan diniatkan dengan sungguh-sungguh. Dalam penjelasannya ust. Haryanto menerangkan bahwa ada beberapa tingkatan balasan amal baik kita :
a. dibalas 1 kali kebaikan jika sudah niat, namun terhalangi sebelum mengerjakan, sehingga tidak bisa mengerjakan amal tersebut.
b. dibalas 10 kali jika menjalankan apa yang sudah diniatkan
c. dibalas 700 kali untuk sadaqah
d. dibalas tanpa batas untuk amalan sabar (karena sabar tak ada batasnya).

Dengan niat yang sungguh-sungguh, insya allah sudah dicatatkan 1 amal kebajikan untuk kita, meskipun jika ternyata ada udzur yang menyebabkan kita tidak bisa mengamalkannya (tidak bertemu dengan ramadhan atau sakit keras ketika ramadhan datang).

2. berdoa
salah satu doa yang sering diucapkan oleh orang-orang shaleh adalah sebagai berikut : “Ya Allah, sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan, sampaikanlah bulan Ramadhan kepada kami, dan terimalah amalan-amalan kami.”

selain itu perlu juga untuk berdoa agar diberikan Taufiq, agar kita bisa beramal/menjalankan amal shaleh selama bulan ramadhan. karena hanya dengan taufiq dari Allah maka kita bisa beribadah.

3. Perbanyak Istighfar
sama seperti orang sakit yang tidak akan bisa menikmati makanan yang sangat lezat yang dihadirkan di hadapannya. demikian juga dengan hati.. hati yang kotor atau penuh dosa, tidak akan bisa menikmati ibadah kepada allah. bayangkan jika orang sakit, jika disuguhi makanan lezat, mungkin hanya sanggup makan beberapa sendok saja, demikian juga dengan hati yang kotor, mungkin hanya bisa menikmati amaliyah ramadhan di beberapa hari pertama saja. Dengan memperbanyak istighfar, akan membersihkan hati.

Memperbanyak istighfar juga akan menyadarkan kita akan banyaknya dosa yang kita punya, sehingga kita akan semakin semangat beribadah karena menyadari peluang penghapusan dosa saat ramadhan. Dengan merasa banyaknya dosa yang kita punya, maka kita akan menikmati berlama-lama dalam Qiyamul lail, karena sesuai dengan hadits “Sungguh, jika seorang hamba berdiri untuk shalat; semua dosanya didatangkan, dan diletakkan di atas pundaknya. Maka setiap kali dia ruku’ dan sujud, dosa-dosa tersebut menjadi berjatuhan”. artinya semakin lama kita berdiri, maka semakin banyak dosa yang digugurkan.

Dalam kajiannya, Ust. Harianto juga mengingatkan bahwa bulan Ramadhan hadir bukan hanya dengan banyaknya keutamaan tapi juga ada ancaman di dalamnya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, ‘Sesungguhnya Jibril menampakkan dirinya ketika aku sedang menaiki tangga, lalu ia berkata, ‘Rahmat Allah jauh bagi orang yang menemukan kedua orang tuanya di waktu tua atau salah satunya, lalu ia tidak memasukkannya ke dalam Surga.’ Rasulullah berkata: ‘Lalu aku berkata, ‘Aamiin.’’

Jibril berkata, ‘Rahmat Allah jauh bagi orang yang ketika namamu disebutkan tetapi ia tidak bershalawat kepadamu.’ Lalu aku berkata, ‘Aamiin.’

Jibril berkata, ‘Rahmat Allah jauh bagi orang yang menemukan Ramadhan tetapi ia tidak diampuni.’ Lalu aku berkata, ‘Aamiin.’”

Lihat doa ketiga dari hadits di atas, bahwa Allah akan menjauhi rahmatNya jika kita diberikan nikmat bertemu dengan bulan Ramadhan tapi menyia-nyiakannya (Sehingga tidak diampuni).

4. Persiapan ilmu
Perlu diketahui dulu manfaat dan keutamaan-keutaman bulan Ramadhan. Amalan apa saja yang dianjurkan, apa saja yang dapat membatalkan puasa. selain itu juga perlu juga dikejar amalan-amalan utama yang dianjurkan, salah satunya mengakhirkan sahur (sahur semepet mungkin dengan adzan subuh semakin baik, yang penting tidak lewat waktu adzan subuh — saat imsak sebenarnya adalah saat keutamaan waktu sahur).

tentang persiapan ilmu ini diibaratkan seperti ada 3 orang yang berlari. orang pertama hanya diinstruksikan untuk lari ke suatu tujuan (misalkan ke monas).
orang kedua diberi tahu bahwa siapa yang mencapai monas lebih awal akan mendapat mobil baru.
orang ketiga selain diberi tahu ada hadiah di tempat tujuan, juga diikuti oleh anjing pemburu di belakangnya.

pengibaratan ini seperti kita menghadapi ramadhan,
orang pertama yang hanya tahu bahwa ia diperintahkan untuk ibadah di bulan ramadhan,
orang kedua mengetahui bahwa di akhir ramadhan dia akan mendapatkan pahala yang besar, ampunan allah dan bebas dari api neraka,
sementara orang ketiga seperti orang yang tahu keutamaannya, juga mengetahui bahwa dosa masa lalunya sangat banyak sehingga pahala yang dijanjikan dirasakan belum cukup. oleh karena itu dia akan lebih sungguh-sungguh lagi dalam beribadah.

Dengan menyiapkan ilmu, kita juga akan tahu bahwa pahala puasa seperti pahala bersabar (tidak ada batasnya/diberi langsung oleh Allah). hal ini karena saat berpuasa, kita akan menjalani ujian kesabaran :
– bersabar dari menjalankan ibadah dari fajar hingga maghrib dan mengisi malamnya
– bersabar dari menjauhi maksiat

5. Persiapan harta
sebelum ramadhan, sebaiknya semua persiapan idul fitri sudah disiapkan. baju baru anak sudah dibeli, bahan2 dapur sudah lengkap, tiket mudik sudah ditangan, mobil sudah diservis. Sehingga saat bulan ramadhan tiba, kita bisa fokus sebulan penuh untuk beribadah.

Demikian catatan kecil saya dari kajian tadi siang, jika ada yang kurang mohon dimaafkan..

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s