Pengurusan Tilang di Kejati Jakarta Pusat

Mau cerita sedikit salah satu pengalaman akhir tahun kemarin. Jadi, tanggal 24 Desember 2021 kebetulan kena tilang karena melanggar larangan jalan terus di perempatan antara Cideng – Roxy (rambunya kehalang pohon dan klo belok kiri/kanan, bakal ketilang juga karena bawa mobil plat ganjil di tanggal genap). Karena lagi buru2, langsung aja minta surat tilang.

Setelah dapet surat tilang, trus liat tanggal sidang ternyata tanggal 14 Januari 2022. Wah, tanggal genap lagi. Akhirnya browsing2. Trus, baru tau kalo sekarang ada pembatasan untuk sidang tilang, jd diarahkan untuk langsung bayar ke rekening PNBP, trus nanti SIM yg ditahan akan dikirim lewat kurir. Klo cek di https://etilang.info/, akan ada informasi denda tertinggi (500.000 rupiah), bisa bayar full, nanti uang sisanya (jika vonis ternyata di bawaj denda maksimal) bisa diambil dengan prosedur yg tertulis di website.

Berdasarkan hasil browsing, untuk tilang di Jakpus, bisa hubungin nomor kontak tilang kejaksaan negeri jakarta pusat : +62 859-5463-3908. Hasil chat via WA, diarahkan untuk ketik kode Registrasi di surat tilang di web : https://tilang.kejaksaan.go.id/ setelah tanggal sidang yg tertulis di surat tilang, jd ketahuan jumlah denda yg harus dibayar.

Namun, karena lupa, hari Rabu 19 Januari baru inget untuk urus tilang ini, jadilah langsung kontak ke WA kejaksaan di atas, trus buka web tilang.kejaksaan.go.id. ternyata kena denda 199.000 rupiah, biaya sidang 1.000 rupiah, subsider 3 hari. Batas pembayaran dikasih waktu 10 hari sejak tanggal sidang. Di web tersebut juga tertulis cara pembayaran : bisa lewat bank (ATM/internet banking) atau lewat Marketplace seperti Tokopedia dan Bukalapak.

Setelah bayar, trus mengabarkan ke nomor WA tadi, untuk dianter hari kamis ke kantor BRIN thamrin. Sekalian mau coba Coworking Spacenya BRIN yg baru. Setelah tunggu lumayan lama, jam 11 kurirnya baru ngabarin kalo dia baru sempet nganter ke BRIN, karena sebelumnya harus anter ke tempat lain dulu.. Ternyata kena ongkir 25.000.Jd total biaya tilang 225.000. Lumayan mempermudah juga sih, daripada harus dateng ke pengadilan seperti dulu sidang di tangerang karena pake motor jadul yg masih ada saklar matiin lampu besar 😀.

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Berbagi, Pengalaman dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s