Berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

PhotoGrid_1415447475006

Sabtu, 8 November 2014 jalan-jalan ke TMII. Berangkat dari rumah jam 10.00 sampai lokasi di Jakarta Timur jam 11.00, lumayan cepat karena lewat tol JORR. Lokasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berada di Jakarta Timur, gak jauh dari Terminal Bus Kampung Rambutan. Kalau lewat JORR dari arah barat, keluar di pintu keluar Kampung Rambutan/TMII, setelah lewatin fly over, belok kiri dan langsung masuk dari pintu utama.

IMGP3971

Gerbang Pintu Masuk TMII

IMGP3973

Tarif Masuk TMII, Orang > 3 thn Rp10.000, mobil Rp10.000

Tiket masuk TMII sebesar Rp 10.000 per orang (usia lebih dari 3 tahun), plus tiket mobil Rp.10.000. Setelah masuk ke dalam Area TMII, arah mobil sekarang dibuat searah harus belok kiri. Tujuan kami saat itu mau keliling terlebih dahulu, karena anak sedang tidur, jadi lihat-lihat kondisi terakhir TMII saat ini. Ternyata ada banyak anjungan yang sedang direnovasi, antara lain : Taman Amang Putro yang akan dibuat pusat Science dan Antariksa, Anjungan Sumatra Barat dan Museum Wiyatamandala juga sedang diperbaiki.

Kami putuskan untuk masuk ke Museum Transportasi, lokasinya di depan Anjungan NTT, sebelah Museum Keprajuritan. Tarif masuknya Rp.2000 per orang, kalau mau masuk Pesawat Garuda Indonesia DC-9 bayar lagi Rp.3000 per orang. Selain ada pesawat Garuda Indonesia dan Helikopter Basarnas, di Museum Transportasi ini juga ada Kereta Kepresidenan yang digunakan Bung Karno dan Bung Hatta saat pindah ke Jakarta dari Yogyakarta, ada juga Bis Damri dan bis tingkat era tahun 60an, serta kapal dan pesawat kecil.

IMGP3974

IMGP3989IMGP3976   IMGP3978 IMGP3977

IMGP3981IMGP3987

Kunjungan berikutnya ke Dunia Air Tawar, lokasinya gak jauh dari museum transportasi. Tarif Masuknya Rp.25.000 per orang, sudah termasuk tiket masuk Dunia Serangga. Di Dunia Air Tawar ini kita bisa melihat akuarium air tawar berisi ikan-ikan air tawar dari penjuru dunia. Setelah pintu masuk, akan disambut ikan lele yang cukup besar, panjangnya sekitar 1,5 meter.

IMGP3996 IMGP3994 IMGP3993
IMGP4038

Masuk jauh ke dalam, akan banyak kita lihat air tawar. Salah satu yang cukup menarik adalah saat melihat akuarium ikan piranha. Saat itu kebetulan sedang waktu makan ikan pirahna, diberi makan ikan mas.

IMGP4010

Kondisinya sudah tidak sebagus saat awal tahun 2000an dulu saat pertama kali ke sini. Ruang display akuarium terasa gelap dan pada beberapa tempat terasa bau lumut yang cukup mengganggu. Di dalam Museum Air Tawar ini juga ada studio pertunjukan film 4 Dimensi, yang bertarif Rp 15.000 per orang. sayangnya ruang pertunjukannya kurang menarik, sehingga anak saya tidak tertarik untuk menyaksikannya.

IMGP4013 IMGP4028

Keluar dari Dunia Air Tawar, kami mampir ke Museum Serangga. Lokasinya ada di sebalah kiri Dunia Air Tawar. Di depan pintu masuknya ada patung Kumbang cukup besar. Untuk masuk ke sini, tiket masuknya digabung dengan tiket masuk Dunia Air Tawar. Museumnya tidak begitu besar, di dalamnya terdapat berbagai jenis serangga yang ada di Indonesia. Serangga-serangga tersebut diawetkan dan dipajang dengan susunan yang cukup menarik. Di sini kita bisa melihat berbagai jenis kumbang, kupu-kupu, capung, lalat, nyamuk, tomcat, dll. Yang paling banyak adalah kupu-kupu. Dalam display kupu-kupu dapat kita lihat perbedaan – perbedaan jenis kupu-kupu berdasarkan bentuk sayapnya. Di bagian ujung dari Museum Serangga adalah taman kupu-kupu, di taman ini saya hanya menemukan 2-3 ekor kupu-kupu yang terbang. Keluar dari taman kupu-kupu ada beberapa kandang hewan seperti kijang, kalong dan kancil. Cukup kasihan juga lihat hewan-hewan ini sendirian di kandangnya. Sebelum keluar dari Museum Serangga ini ada juga toko suvenir kecil yang menjual kupu-kupu dan serangga yang diawetkan

.IMGP3991 IMGP4047 IMGP4057 IMGP4062 IMGP4063 IMGP4064 IMGP4067 IMGP4066 IMGP4082 IMGP4084

Selesai dari Museum Serangga jam 12.30, perut udah laper. Jadi makan dulu di CFC, karena rencana mau naik kereta gantung. Tapi ternyata hujan cukup deras. akhirnya niat naik kereta gantung dibatalkan. Lanjutlah kita ke Istana Anak-anak. Gedungnya seperti istana beneran berwarna merah marun, istana ini menjadi landmark dari TMII seperti juga Teater Imax keong mas.

Tarif masuk ke Istana anak adalah Rp10.000 per orang. Di dalamnya terdapat beberapa permainan anak-anak, ada yang bayar, banyak pula yang gratis. Yang Gratis berupa permainan standard seperti ayunan, prosotan, jungkat-jungkit. Sementara yang bayar antara lain kincir, komedi putar, mandi bola, sepeda angin, kereta mini. Tarifnya antara Rp5000 – 10.000. Di dalamnya juga ada Kolam Renang, namun saya tidak masuk ke dalamnya, karena tidak membawa peralatan renang. Kondisi istana anak sebenarnya masih bagus, namun karena sudah tua dan kurang perawatan catnya nampak kusam, pada beberapa permainan juga terdapat karat. Salah satu hal menarik lainnya saat berkunjung ke Istana anak adalah menyaksikan Anak-anak belajar Tari Bali.

IMGP4092 IMGP4093 IMGP4094 IMGP4096 IMGP4113

TMII saat ini masih jadi salah satu alternatif jalan-jalan keluarga. Kalau kondisinya dirawat dan dikelola secara profesionnal, pastinya bisa lebih baik lagi. Beberapa catatan yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Harga minuman yang tidak sama, di depan istana anak-anak harganya 10.000 dapat 3, di dalam istana anak 15.000 dapat 2, sementara di beberapa tempat lain harganya 10.000 dapat dua. Padahal barang yang dijual mereknya sama.
  • Tukang parkir tidak resmi cukup banyak di beberapa tempat.
  • Toilet atau WC umum yang tidak terawat dan kurang bersih, serta harus bayar Rp.2000.
  • Badut-badut yang banyak di beberapa area tmii, setelah foto bareng, biasanya mereka minta sumbangan. Awalnya biasa saja, tapi ketika banyak dan ada yang tiba-tiba datang jadi background lalu meminta bayaran, kayanya cukup mengganggu.

Tangerang, 9 November 2014

Iklan

Tentang Arif

just me.. :)
Pos ini dipublikasikan di Cerita Jalan-jalan dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

  1. yudha berkata:

    Menyenangkan ya bisa mengunjungi banyak museum di jakarta salah satunya museum layang-layang ini..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s